
Regresi logistik (logistic regression) sebenarnya sama dengan analisis regresi berganda, hanya variabel terikatnya merupakan variabel dummy (0
dan 1). Sebagai contoh, pengaruh beberapa rasio keuangan terhadap
keterlambatan penyampaian laporan keuangan. Maka variabel terikatnya
adalah 0 jika terlambat dan 1 jika tidak terlambat (tepat). Regresi
logistik tidak memerlukan asumsi normalitas, meskipun screening data outliers tetap dapat dilakukan....